Isteri Menikah Lebih Dari 1x Saat Di Dunia

Jika Seorang Isteri Menikah Lebih Dari 1x Saat Di Dunia, Maka Dengan Suami Yang Manakah Dia Akan Dipertemukan Di Surga?

Bantu Orang Terdekat Anda Untuk Mendapatkan Manfaat Artikel Ini

Terdapat hadits marfu’ dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebutkan,

أيما امرأة تُوفي عنها زوجها ، فتزوجت بعده ، فهي لآخر أزواجها

“Siapa wanita yang ditinggal mati suaminya lalu ia menikah lagi sesudahnya, maka ia untuk suami terakhirnya.”
(Dishahihkan Al-Albani Rahimahullah dalam Shahih al-Jami’ (2704) dan dalam Silsilah Shahihah (1281).

Dalil-dalil lain yang mendukungnya:

Pertama: riwayat yang disebutkan Imam al-Thabrani, saat Mu’awiyah bin Abi Sufyan melamar Ummu Darda’ setelah wafatnya Abu Darda’, maka Ummu Darda’ berkata: Sesungguhnya aku mendengar Abu Darda’ berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Siapa wanita yang ditinggal mati suaminya lalu menikah lagi maka ia untuk suami terakhirnya.”
Kemudian Ummu Darda’ berkata: “Tidaklah aku lebih memilih dirimu (wahai Mu’awiyah) daripada Abu Darda’. . .” (al-Mu’jam al-Ausath: 3/275. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’, no. 2704 & 6691)

Al-Baihaqi menyebutkan dalam Sunannya satu atsar dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata kepada istrinya:

إن شئت أن تكوني زوجتي في الجنة ، فلا تزوجي بعدي ، فإن المرأة في الجنة لآخر أزواجها في الدنيا ، فلذلك حرم الله على أزواج النبي صلى الله عليه وسلم أن ينكحن بعده لأنهن أزواجه في الجنة

“Jika kamu mau jadi istriku di surga maka janganlah engkau menikah lagi sesudahku, karena seorang wanita di surga untuk (bersama) suami terakhirnya di dunia, oleh karenanya Allah haramkan atas istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menikah lagi sesudahnya, karena mereka-mereka akan menjadi istri-istri beliau di surga.”
(syaikh Al-Albani mendhaifkannya dalam Silsilah Shahihah no. 1281)

Ibnu Asakir meriwayatkan satu Atsar dari Ikrimah, ia berkata: Bahwasanya Asma binti Abu Bakar menjadi istri al-Zubair bin al-Awwam, ia laki-laki keras terhadapnya. Lalu Asma datang kepada ayahnya, lalu mengadukan semua itu kepadanya. Kemudian Abu bakar berkata: Wahai putriku, bersabrarlah! Sesungguhnya seorang wanita apabila ia memiliki suami yang shalih, kemudian ia ditinggal mati suaminya dan tidak menikah lagi sesudahnya, maka Allah akan mengumpulkan keduanya di surga.

Syaikh Al-Albani mengomentari atsar ini: Dan rijalnya tisqat (terpercaya), hanya saja di dalamnya terdapat irsal, karena Ikrimah tidak pernah berjumpa langsung dengan Abu Bakar. Namun bisa jadi ia mendapatkannya dari Asma binti Abu Bakar. Wallahu a’lam.
(Silsilah Shahihah: 3/276)

Diringkaskan dari Fatawa Syaikh Muhammad bin Shahlih Al-Munajjid

Wallahhu A’lam


Bantu Orang Terdekat Anda Untuk Mendapatkan Manfaat Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *