Pendidikan di era globalisasi

Bantu Orang Terdekat Anda Untuk Mendapatkan Manfaat Artikel Ini

Pendidikan di era globalisasi

Pendidikan di era globalisasi driver forcer pada semua aspek kehidupan, konsep kesejagatanini menciptakan paradigma borderless dunia yang tidak mengenal toretorial kedaulatan yang tidak mengenal sebuah negara atau bangsa. Dampaknya turut menciptakan persaingan yang semakin tinggi pada semua aspek kehidupan masyarakat. Begitu juga dengan pendidikan ,dimana pengelolaannya tidak dapat dilaksanakan secara tradisional akan tetapi membutuhkan kemampuan khusus hingga output pendidikan sesuai dengan kebutuan pangsa pasar baik secara nasional maupun internasional. Pengelolaan  pendidikan menjadi penting, dimana pertumbuhan dan perkembangan lembaga di pengaruhi oleh kemampuan administator  dalam melakukan scaning lingkungan eksternal,kompetitor lembaga lain ,memperhitungkan kompetensi internal harus dapat menciptakan straregi yang mumpuni untuk memenangkan persaingan tanpa meninggalkan esensi pendidikan itu sendiri.

Era Industri 4.0

Pengaruh lingkungan eksternal terhadap sekolah

Fokus dari menejemen pendidikan mengalami perubahan dari sekedar melayani proses pendidikan menjadi bagaimana membuat pemakai pendidikan diubah menjadi pelanggan pendidikan (customer pendidikan), dimana pelanggan pendidikan akan memberikan loyalitas yang tinggi untuk tidak bisa berpaling pada lembaga lain hal itu akan menciptakan

  1. Makes reguler repeatpurchase yaitu pelanggan yang selalu membeli atau memakai secara teratur program yang diluncurkan oleh lembaga,misalnya mahasiswa menyelesaikan studi sampai akhir tetap pada jurusan yang sama 
  2. Purchases across product and service lines,pelanggan membeli diluar lini produk/jasa,misalnya ketika UPI mengeluarkan program lain yaitu pelatian bahasa inggris maka banyak mahasiswa jurusan lain banyak yang mengikutinya
  3. Refers another yaitu merekomendasikan produk lain ,misalnya mahasiswa UPI merekomendasikan pada keluarganya ,teman atau pun masyarakat setiap program layanan pendidikan baik merekomendasikan jurusan yang diambil maupun layanan lain (taining,seminar,loka karya dsb)
  4. Demontrates and emunity to the full of the competition yaitu menunjuk kekebalan dari daya tarik produk sejenis dari pesaing,misalnya sain UPI banyak yang menawarkan pendidikan serupa yakni untuk calon guru,akan tetapi UPI tetap menjadi pilihan bagi calon guru sebagai layanan pendidikannya.

Dilakukan melalui strategi pemasaran pendidikan,strategi ini di adopsi dari dunia bisnis,dimana penerapanya disesuaikan dengan nilai nilai filosofinya dari pendidikan itu sendiri sebagai lembaga yang non profit.

Abad ke 21 yang dikenal dengan era globalisasi atau sering dikenal dengan sebutan era kesejagatan memiliki ciri perubahan antara lain :

  1. Perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat.
  2. Perkembangan teknologi yang sangat cepat dan berdampak hubungan antar negara di dunia tanpa batas. Perubahan yang sangat mendasar tersebut berdampak pada perubahan besar dan cepat dalam tata kehidupan masyarakat ,persaingan sangat ketat antar negara baik dalam maupun luar negeri.
  3. Konsep dasar pemasaran pendidikan
  4. Pasar, Pendidikan dan Sekolah
  5. Persaingan di dunia pendidikan jadi tidak dapat terelakkan lagi, banyak lembaga pendidikan yang ditinggal oleh pelanggannya Sehingga dalam beberapa tahun ini banyak terjadi merger dari beberapa lembaga pendidikan. kemampuan administrator untuk memahami pemasaran pendidikan menjadi masyarakat mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan lembaga nya. Ada komponen kunci yang dapat dijadikan bahan analisis untuk memahami konsep pemasaran pendidikan, yaitu konsep pasar. Pasar merupakan tempat transaksi berbagai komoditas yang dihasilkan produsen dengan yang dibutuhkan, diinginkan dan diharapkan konsumen. Pemasaran ialah proses transaksional untuk meningkatkan Harapan, keinginan dan kebutuhan calon konsumen Sehingga calon konsumen menjadi terangsang untuk memiliki produk yang ditawarkan dengan mengeluarkan imbalan sesuai yang disepakati. Pendidikan dalam proses perubahan pola pikir, apresiasi dan pembiasaan manusia agar menjadi manusia. Sekolah merupakan salah satu lembaga satuan pendidikan. Pendidikan merupakan mengidentifikasikan sekolah dengan pendidikan, pendidikan merupakan Wahana perubahan peradaban manusia: manakala membicarakan sistem pendidikan tidak cukup hanya membahas sistem persekolahan, sehingga untuk mengucapkan pemasaran pendidikan pun sesungguhnya tidak cukup dengan hanya membahas terbatas pada pemasaran sekolahan. Karena paradigma pendidikan yang begitu universal tidak hanya di terbatas pada sistem persekolahan. pendidikan merupakan produk jasa yang dihasilkan dari lembaga pendidikan yang bersifat non profit, dari proses pendidikan kasat mata. Untuk mengenal lebih dalam dari pemasaran pendidikan maka kita harus mengenal terlebih dahulu pengertian dan karakteristik jasa dan konsep pemasaran sehingga penerapan konsep pemasaran pendidikan ada pada posisi yang tepat nilai dan sifat dari pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, pendidikan yang cepat laku dipasaran ialah pendidikan yang: 1. ada produk sebagai komoditas;2 produk yang memiliki standar spesifikasi: 3 punya punsa/ sasaran yang jelas: 4 punya jaringan dan media 5. Tenaga pemasar.

Bantu Orang Terdekat Anda Untuk Mendapatkan Manfaat Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *